Nusantara.WAHANANEWS.CO - Organisasi relawan nasional MARTABAT Prabowo–Gibran menyampaikan apresiasi atas peresmian proyek Kilang Hijau Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, beberapa waktu lalu.
Proyek strategis ini dinilai menjadi elemen penting dalam memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus menopang pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Baca Juga:
MARTABAT Prabowo-Gibran: Hibah Rp39 Miliar dari AS Bukti Kepercayaan Global pada Visi IKN
Ketua Umum MARTABAT Prabowo–Gibran, KRT Tohom Purba, mengatakan RDMP Balikpapan mencerminkan arah baru kebijakan energi nasional yang lebih berdaulat dan berorientasi jangka panjang.
“RDMP Balikpapan adalah fondasi strategis untuk memastikan IKN dan kawasan sekitarnya memiliki pasokan energi yang kuat, stabil, dan mandiri,” ujar Tohom, Sabtu (24/1/2026).
Ia menilai keberhasilan Indonesia menghentikan impor solar sejak akhir 2025 merupakan sinyal positif dari konsistensi kebijakan energi pemerintah.
Baca Juga:
Tinjau IKN, Rini Widyantini Pastikan ASN Siap Tinggal Nyaman dan Bekerja Efisien
“Langkah ini menunjukkan bahwa ketahanan energi bukan wacana, tetapi sudah mulai diwujudkan secara konkret melalui peningkatan kapasitas kilang dan penguatan industri dalam negeri,” katanya.
Menurut MARTABAT, keberadaan RDMP Balikpapan memiliki dampak berlapis bagi kawasan Kalimantan Timur.
Selain menjamin pasokan BBM dan LPG, proyek ini juga memperkuat ekosistem ekonomi dan industri yang menjadi penopang utama IKN.
“Tanpa energi yang andal, pembangunan IKN akan rapuh. RDMP Balikpapan memastikan hal itu tidak terjadi,” ucap Tohom.
Dari sisi pembangunan sumber daya manusia, MARTABAT memandang RDMP Balikpapan sebagai peluang besar bagi generasi muda.
“Proyek ini membuka ruang bagi anak-anak muda lokal untuk terlibat dalam industri berteknologi tinggi dan menjadi bagian dari transformasi energi nasional,” tuturnya.
Menutup pernyataannya, Tohom mengajak masyarakat untuk ikut menjaga keberlanjutan RDMP Balikpapan sebagai aset strategis negara.
“Ini adalah investasi besar bangsa. Menjaga RDMP Balikpapan berarti menjaga ketahanan energi nasional dan masa depan IKN,” pungkasnya.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]