MetroNusantaraNews.co | Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Pangandaran mencatat ada 22 warisan budaya tak benda di Kabupaten Pangandaran yang masih lestari.
"Jenisnya sangat beragam, dari mulai kesenian, permainan anak, resep makan dan teknologi menangkap ikan tradisional," kata Kepala Bidang Kebudayaan Disparbud Pangandaran Risa Gantira belum lama ini.
Baca Juga:
Komitmen Kabareskrim Polri Memberantas Mafia BBM Dikangkangi di Jambi, 2 Truck BBM Ilegal Diduga Milik Asri DPO Kembali Diamankan Di Tebo
Melansir detikcom, berikut ini 22 warisan budaya tak benda di Kabupaten Pangandaran.
1. Kitab Kacijulangan
Kitab Kacijulangan ditulis dalam huruf Arab Pagon berbahasa Jawa. Kitab ini terdiri dari 23 halaman.
Baca Juga:
MARTABAT PRABOWO GIBRAN: Kunjungan Masyarakat yang Signifikan Tunjukkan Kawasan Otorita IKN Siap Jadi Kota Dunia
Secara umum, isinya tentang sejarah masyarakat sekitar daerah Cijulang. Sejarah yang terkandung dikategorikan kedalam sejarah gede (sejarah besar), sejarah leutik (sejarah kecil), dan sejarah kenabian.
2. Jajangkungan
Merupakan permainan keseimbangan menggunakan bambu sebagai penyangga tubuh. Seorang pemain menggunakan dua bilah bambu sebagai pengganti kaki ketika berjalan.