Nusantara.WAHANANEWS.CO - Respons positif datang dari Organisasi Relawan Nasional MARTABAT Prabowo–Gibran terkait penguatan etos kerja dan kultur birokrasi di Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN).
Organisasi ini menilai langkah pemerintah memperkuat disiplin, integritas, dan kultur kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di IKN merupakan fondasi penting untuk menempatkan Nusantara sebagai pusat tata kelola pemerintahan modern di masa depan.
Baca Juga:
IKN Kian Dilirik Dunia, Investor Arab Bangun Kawasan Mixed-Use
MARTABAT menilai bahwa apa yang dibangun di IKN bukan sekadar gedung-gedung baru atau koridor pemerintahan, melainkan arus budaya baru yang cepat, berkarakter, dan berorientasi pada kolaborasi.
Ketua Umum MARTABAT Prabowo–Gibran, KRT Tohom Purba, menegaskan bahwa momentum pembentukan kultur birokrasi IKN harus dibaca sebagai babak baru modernisasi negara.
Ia menyebut pernyataan Wamendagri Bima Arya tentang etos kerja ASN IKN sebagai penanda bahwa pemerintah serius menjadikan Nusantara pusat standar baru bagi pemerintahan Indonesia.
Baca Juga:
RDMP Balikpapan Penopang IKN, MARTABAT Soroti Arah Baru Ketahanan Energi
“IKN sedang membangun bukan hanya gedung, tapi DNA baru birokrasi nasional. Ini kesempatan langka dalam sejarah republik,” ujar Tohom.
Ia menjelaskan, generasi ASN yang ditempatkan lebih awal di Nusantara -- yang oleh Bima Arya disebut sebagai As-Sabiqun Al-Awwalun -- adalah kelompok yang akan menentukan wajah Indonesia 20–30 tahun mendatang.
Menurutnya, jika kultur kerja di IKN berhasil dibangun dengan disiplin tinggi, keberanian berinovasi, dan integritas kokoh, maka efek domino ke seluruh daerah akan sangat besar.