Nusantara.WAHANANEWS.CO - Organisasi Relawan Nasional MARTABAT Prabowo–Gibran mendorong pemerintah bersama Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) untuk menjalin kerja sama dengan Malaysia dan Brunei Darussalam dalam membangun interkoneksi angkutan umum bus lintas negara menuju dan dari kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Inisiatif ini dinilai penting untuk mempercepat konektivitas kawasan, memperkuat integrasi regional, serta membuka akses ekonomi baru bagi Kalimantan sebagai pintu gerbang Indonesia di Asia Tenggara.
Baca Juga:
Tahap Kritis IKN Dimulai, 28 Paket Proyek Siap Ubah Nusantara Tahun Ini
Ketua Umum Organisasi Relawan Nasional MARTABAT Prabowo–Gibran, KRT Tohom Purba, mengatakan pembangunan IKN harus dirancang sebagai pusat pertumbuhan regional, bukan hanya kota administrasi nasional.
"Konektivitas lintas negara melalui angkutan umum bus merupakan langkah strategis untuk memastikan IKN terhubung langsung dengan denyut ekonomi negara-negara tetangga," katanya, Sabtu (3/1/2026).
Tohom menilai, pengalaman layanan angkutan lintas batas negara seperti rute bus Pontianak–Kuching membuktikan bahwa transportasi darat lintas negara memiliki tingkat keterjangkauan dan minat masyarakat yang tinggi.
Baca Juga:
Jembatan Satwa Endemik Dibangun di Atas Jalan Tol, MARTABAT Prabowo-Gibran: Kawasan Otorita IKN Semakin Tunjukkan Kelas Dunianya
Ia menyebut capaian jumlah penumpang yang terus meningkat sebagai indikator kuat bahwa moda bus lintas negara layak dijadikan tulang punggung konektivitas kawasan.
“Bus lintas negara adalah moda transportasi yang inklusif. Ia melayani masyarakat luas, dari pekerja lintas batas, pelaku UMKM, hingga wisatawan. Ini sejalan dengan visi pemerintahan Prabowo–Gibran yang menekankan pemerataan pembangunan dan keadilan akses,” ujar Tohom.
Ia juga mengungkapkan peran strategis OIKN sebagai koordinator kebijakan lintas sektor dan lintas negara.