Nusantara.WAHANANEWS.CO - Organisasi Relawan Nasional MARTABAT Prabowo-Gibran menyambut positif alih kelola proyek pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) kepada Otorita IKN (OIKN).
Menurut organisasi ini, langkah tersebut penting untuk memastikan kelanjutan proyek Multi Years Contract (MYC) yang sebelumnya ditangani Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dapat rampung tepat waktu dan sesuai standar.
Baca Juga:
ITDC Siapkan Pengelolaan Sampah Terpadu, MARTABAT Prabowo-Gibran Soroti Pentingnya Ekologi dalam Ekonomi Pariwisata
Ketua Umum MARTABAT Prabowo-Gibran, KRT Tohom Purba, menegaskan bahwa alih kelola ini merupakan langkah strategis.
“Transisi dari Kementerian PU ke OIKN seharusnya tidak menimbulkan hambatan. Dengan struktur baru ini, proyek yang tersisa bisa dituntaskan dengan fokus, efisiensi, dan pengawasan lebih ketat,” ujarnya, Minggu (30/8/2025).
Tohom menyebutkan pentingnya kesinambungan manajemen proyek agar ambisi pembangunan IKN tidak terhambat.
Baca Juga:
41 Tower Hunian Digarap Konsorsium AS dan Korea, MARTABAT Prabowo-Gibran: Wujud Otorita IKN Kian Nyata
“IKN bukan hanya simbol ibu kota baru, tetapi pusat gravitasi ekonomi dan inovasi.
Setiap proyek yang tertunda, sekecil apapun, bisa mempengaruhi kualitas infrastruktur dan daya tarik investasi. OIKN harus hadir sebagai pengawal proyek yang memastikan target selesai sesuai jadwal,” kata Tohom.
Lebih jauh, Tohom yang juga Ketua Aglomerasi Watch ini menyoroti aspek perencanaan jangka panjang. Menurutnya, perpindahan pengelolaan proyek ke OIKN harus diiringi dengan monitoring yang ketat agar standar mutu tetap terjaga.