Ia menambahkan, keterlibatan investor global perlu diimbangi dengan penguatan peran pelaku nasional dan daerah.
“Kolaborasi internasional harus berjalan seiring dengan pemberdayaan tenaga kerja dan industri dalam negeri agar dampak ekonominya benar-benar dirasakan luas,” ujarnya.
Baca Juga:
Investor China Masuk IKN Bawa Duit Rp1,25 Triliun, Bangun Kawasan Hunian Terpadu
Tohom optimistis, di bawah pemerintahan Prabowo-Gibran, pembangunan IKN akan semakin menunjukkan hasil nyata.
“Apa yang kita lihat hari ini adalah fondasi. Ke depan, IKN harus menjadi simbol kemandirian, daya saing, dan kepercayaan dunia terhadap Indonesia,” pungkasnya.
Sebelumnya, Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN Agung Wicaksono menyampaikan bahwa masuknya konsorsium dari Amerika Serikat dan Korea Selatan merupakan bukti kepercayaan dunia internasional terhadap pembangunan IKN.
Baca Juga:
IKN Dibangun dengan Presisi Tinggi, 115 Paket Konstruksi Jadi Mesin Utamanya
Ia menegaskan skema KPBU yang transparan dan berkelanjutan menjadi faktor utama yang menarik minat investor global, sekaligus menandai bahwa IKN kini bergerak sebagai proyek nyata yang diakui di kancah internasional.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]