Hal ini dinilai penting untuk menjaga kedaulatan digital sekaligus membuka ruang kolaborasi internasional.
Bagi MARTABAT Prabowo-Gibran, dukungan Amerika Serikat melalui USTDA menjadi momentum strategis untuk mempercepat realisasi visi IKN sebagai kota hijau, berkelanjutan, dan berbasis kecerdasan buatan.
Baca Juga:
Investasi UEA Rp4 Triliun di IKN, MARTABAT Prabowo-Gibran Nilai Kepercayaan Dunia Kian Kuat
Tohom menegaskan, keberhasilan IKN nantinya akan menjadi simbol martabat Indonesia sebagai bangsa yang mampu merancang masa depan dengan teknologi, tata kelola modern, dan komitmen lingkungan yang kuat.
“Ini bukan hanya tentang membangun ibu kota baru, tetapi membangun model kota masa depan yang bisa menjadi rujukan global. Jika dikelola konsisten dan transparan, IKN akan menjadi legacy besar bagi generasi mendatang,” pungkasnya.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]