Nusantara.WAHANANEWS.CO – Organisasi Relawan Nasional MARTABAT Prabowo-Gibran menyambut positif hibah senilai 2,49 juta dolar AS atau sekitar Rp39 miliar dari Pemerintah Amerika Serikat melalui US Trade and Development Agency (USTDA) untuk penguatan cetak biru Smart City Ibu Kota Nusantara (IKN).
Dukungan tersebut dinilai sebagai sinyal kuat meningkatnya kepercayaan global terhadap arah pembangunan IKN sebagai kota masa depan berbasis teknologi dan keberlanjutan.
Baca Juga:
Investasi UEA Rp4 Triliun di IKN, MARTABAT Prabowo-Gibran Nilai Kepercayaan Dunia Kian Kuat
Ketua Umum MARTABAT Prabowo-Gibran, KRT Tohom Purba, menegaskan bahwa hibah ini merupakan bentuk pengakuan internasional atas visi besar transformasi Indonesia.
“Ini adalah validasi global bahwa arah pembangunan IKN sudah berada di jalur yang tepat. Dunia melihat Indonesia serius membangun ibu kota yang bukan hanya fisik, tetapi juga digital, adaptif, dan berdaya saing tinggi,” ujar Tohom, Jumat (27/2/2026).
Menurutnya, langkah Otorita Ibu Kota Nusantara mengamankan dukungan teknis dari USTDA menunjukkan pendekatan yang matang dan terukur.
Baca Juga:
IKN Kian Dilirik Dunia, Investor Arab Bangun Kawasan Mixed-Use
Dana tersebut akan digunakan untuk asistensi teknis penyusunan arsitektur sistem terintegrasi, model keuangan dan investasi, hingga paket pengadaan (RFP) yang bankable dan siap ditawarkan ke pasar global.
Tohom menilai, proyeksi IKN menjadi Cognitive City merupakan lompatan strategis yang menempatkan Indonesia sebagai pelopor di kawasan.
Konsep kota kognitif memungkinkan sistem perkotaan belajar dari data, melakukan simulasi real-time, serta mengoptimalkan layanan publik secara adaptif berbasis kecerdasan buatan.