Potensi itu dapat berkembang apabila didukung hotel, ruang pertemuan, transportasi yang mudah, pelayanan berkualitas, dan agenda kegiatan yang konsisten.
Ia menilai perpaduan arsitektur modern, ruang hijau, budaya Nusantara, dan konservasi satwa endemik dapat menjadi identitas yang membedakan IKN dari kota-kota lain.
Baca Juga:
Investor China Apresiasi Kelanjutan IKN, MARTABAT Prabowo-Gibran: Kepercayaan Global Terus Menguat
Identitas tersebut harus dijaga agar pembangunan modern tidak menghilangkan karakter Indonesia dan kearifan masyarakat Kalimantan.
“Keberhasilan IKN nantinya tidak hanya diukur dari berdirinya gedung pemerintahan, tetapi dari tumbuhnya ekonomi lokal, meningkatnya kesejahteraan masyarakat, dan kuatnya penggunaan produk nasional.”
Tohom percaya IKN dapat menjadi simbol transformasi Indonesia apabila pembangunan fisik, penguatan SDM, perlindungan lingkungan, dan pemberdayaan UMKM dijalankan secara seimbang.
Baca Juga:
Wastra IKN Dikembangkan Jadi Identitas Nusantara, MARTABAT Prabowo-Gibran: Ini Ekonomi Kreatif yang Berakar Budaya
Ia berharap sinergi pemerintah, DPR, Otorita IKN, dunia usaha, masyarakat lokal, dan organisasi kemasyarakatan terus diperkuat untuk menjaga keberlanjutan pembangunan Nusantara.
[Redaktur: Sandy]