“Trans Borneo Railway bisa menjadi simbol babak baru bahwa pembangunan Indonesia tidak lagi Jawa-sentris, tetapi bergerak menuju Indonesia-sentris dengan Kalimantan sebagai salah satu poros utamanya,” katanya.
Tohom berharap gagasan tersebut dapat dikaji secara serius, transparan, dan melibatkan para pemangku kepentingan terkait agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Indonesia.
Baca Juga:
Salah Transfer Jangan Dibiarkan, Nasabah Perlu Siapkan Bukti dan Segera Lapor Bank
“Kalau dirancang dengan visi besar dan tata kelola yang baik, Trans Borneo Railway dapat menjadi warisan konektivitas lintas generasi bagi Indonesia, Malaysia, dan Brunei,” ucapnya.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]